Perkuat Profil IT Governance Engineer, Prodi Sistem Informasi ITK Gandeng PT Sari Mertha Luwih Kupas Tuntas Desain MEP Data Center

Berita - 28 September 2026 - 12:00 AM

Program Studi Sistem Informasi Institut Teknologi Kalimantan (ITK) menyelenggarakan kuliah tamu dan sharing session praktisi untuk Mata Kuliah Manajemen Data Center (SI2514032) pada Rabu, 9 September 2026. Kegiatan yang bertempat di Ruang UKM JTEIB B203, Lantai 2 Kampus ITK ini mengusung topik "MEP dalam Desain dan Manajemen Data Center" dengan menghadirkan Direktur Teknik dan Operasi PT. Sari Mertha Luwih, Ir. I Nengah Suweden, M.T., sebagai narasumber utama. Acara diselenggarakan secara luring dan terbuka bagi seluruh civitas akademika ITK guna memperluas pemahaman mengenai rekayasa fasilitas fisik pusat data langsung dari pelaku industri.

Rangkaian kegiatan resmi dibuka pada pukul 10.30 WITA, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars ITK, dilanjutkan dengan sambutan institusional dari perwakilan pimpinan Jurusan Teknik Elektro, Informatika, dan Bisnis (JTEIB) serta Koordinator Program Studi Sistem Informasi ITK. Dalam pengantar sesi, Ir. I Putu Deny Arthawan Sugih Prabowo, S.Kom., M.Eng., dosen Program Studi Sistem Informasi ITK yang bertindak sebagai moderator, menekankan pentingnya mahasiswa menguasai arsitektur infrastruktur teknologi informasi secara menyeluruh. Hal ini sangat relevan mengingat transformasi digital di wilayah Kalimantan Timur serta percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menuntut ketersediaan fasilitas data center yang berkinerja tinggi, andal, serta memiliki ketahanan tinggi terhadap gangguan operasional.

Dalam sesi pemaparan materi, Ir. I Nengah Suweden, M.T. menjelaskan bahwa keandalan operasional pusat data tidak hanya bergantung pada perangkat server dan jaringan, melainkan sangat ditentukan oleh integritas sistem Mechanical, Electrical, Plumbing, & IT (MEP/MEPIT). Beliau memaparkan komponen penyokong vital fasilitas, mulai dari pasokan listrik cadangan tanpa jeda melalui Uninterruptible Power Supply (UPS) dan genset, pengaturan tata udara presisi berbasis Precision Air Conditioning (PAC), sistem proteksi kebakaran clean agent fire suppression, hingga sistem keamanan perimeter fisik. Seluruh komponen tersebut dikaji dengan mengacu pada standar teknis internasional ANSI/TIA-942 dan standar nasional SNI 8799 untuk memenuhi tingkat redundansi Tier/Rated-1 hingga Tier/Rated-4.

Materi yang disampaikan berkaitan langsung dengan pencapaian Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) Manajemen Data Center, khususnya dalam membekali mahasiswa menyusun dokumen Disaster Recovery Plan (DRP) berdasarkan studi kasus nyata. Selain itu, agenda ini mempertegas penguatan profil lulusan IT Governance Engineer dalam Kurikulum Program Studi Sistem Informasi ITK 2025–2030, yaitu lulusan yang memiliki kompetensi mengevaluasi risiko operasional, mengelola tata kelola infrastruktur TIK, menjamin keamanan fisik dan logis, serta menyelaraskan sistem dengan standar tata kelola seperti COBIT 2019, ITIL, ISO 31000, dan ISO 27001.

Perkuliahan berlangsung secara interaktif selama dua jam. Mahasiswa aktif berdiskusi mengenai berbagai tantangan rekayasa lapangan, seperti estimasi kapasitas daya (capacity planning), efisiensi sistem pendingin di iklim tropis, hingga strategi pemulihan bencana pada data center komersial. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan kepada pemateri dan sesi foto bersama seluruh peserta di Ruang UKM JTEIB B203 Kampus ITK.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Sistem Informasi ITK dan PT. Sari Mertha Luwih meletakkan landasan kemitraan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berkelanjutan. Kolaborasi ini ke depan diarahkan pada kegiatan penelitian terapan bersama (joint research), fasilitasi pengerjaan skripsi berbasis permasalahan industri (industry-driven final project), serta pelatihan dan persiapan sertifikasi kompetensi profesional guna mencetak lulusan ITK yang berdaya saing tinggi.

Dokumentasi: