Optimalkan Mesin Hibah, Tim ITK Edukasi Kelompok Aneka Tani Balikpapan Olah Keripik Buah

Berita - 04 September 2026 - 12:00 AM

Tim Peneliti:

  1. Nursanti Novi Arisa S.Kom., M.Kom. (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  2. Zahwa Hanna Dwi Putri (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  3. Cantika Ade Qutnindra Maharani (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  4. Desnita Dwi Putri (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  5. Muhammad Aqila Ardhi (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  6. Risky Nur Fatimah Bahar (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  7. Verina Rahma Dinah (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  8. Alif Zhalifunnas (Teknologi Pangan/JRI/ITK)
  9. Risma Rahmawati (Teknologi Pangan/JRI/ITK)
  10. Tharwa Khalid Diputra (Teknologi Pangan/JRI/ITK)

Judul Artikel:

Optimalkan Mesin Hibah, Tim ITK Edukasi Kelompok Aneka Tani Balikpapan Olah Keripik Buah

Tahun Pengabdian Masyarakat:

2026

Manfaat :

  1. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anggota Kelompok Aneka Tani KM. 24 mengenai teknologi pengolahan keripik buah menggunakan mesin slicer, spinner, dan vacuum fryer.
  2. Memberikan pedoman operasional melalui penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) setiap mesin, SOP proses produksi, serta buku panduan operasional sebagai acuan dalam menjalankan proses produksi secara aman dan efisien.
  3. Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penerapan pre-treatment, prosedur produksi yang benar, serta evaluasi kondisi mesin dalam menjaga kualitas produk dan keselamatan kerja.
  4. Menjadi referensi bagi kegiatan pengabdian masyarakat selanjutnya dalam penerapan teknologi tepat guna pada sektor pengolahan hasil pertanian berbasis pemberdayaan masyarakat.

Deskripsi :

Kelompok Aneka Tani KM. 24 Balikpapan Utara merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki potensi dalam pengembangan produk olahan buah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi. Kelompok tani tersebut telah memiliki fasilitas pengolahan berupa mesin slicer, spinner, dan vacuum fryer sebagai bantuan pemerintah untuk mendukung proses produksi keripik buah. Namun, berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan oleh Tim INSOS Institut Teknologi Kalimantan, pemanfaatan mesin tersebut belum berjalan secara optimal karena masih terbatasnya pengetahuan masyarakat mengenai fungsi alat, cara pengoperasian, tahapan produksi, serta belum tersedianya pedoman operasional yang dapat dijadikan acuan dalam penggunaan mesin. Kondisi tersebut menyebabkan mesin jarang dimanfaatkan sehingga peluang pengembangan produk olahan hasil pertanian belum dapat dimaksimalkan.

            Berangkat dari permasalahan tersebut, Tim INSOS yang terdiri dari program studi sistem informasi dan teknologi pangan yang dibimbing oleh Ibu Nursanti melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi mengenai teknologi pengolahan keripik buah berbasis mesin pengolahan. Materi yang diberikan meliputi pengenalan fungsi dan komponen mesin slicer, spinner, dan vacuum fryer, penjelasan prinsip kerja masing-masing mesin, tahapan pengolahan keripik buah, proses pre-treatment bahan baku sebelum penggorengan, penyampaian hasil uji coba produksi yang telah dilakukan oleh tim, evaluasi proses produksi, serta pemaparan hasil audit terhadap kondisi mesin vacuum fryer yang dimiliki oleh mitra. Kegiatan ini dilaksanakan secara interaktif melalui penyampaian materi, demonstrasi, diskusi, dan sesi tanya jawab sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga memahami penerapan teknologi pengolahan secara langsung. Perlu ditekankan bahwa fokus utama program ini bukanlah merancang atau menghasilkan teknologi tepat guna (TTG) baru, melainkan mendampingi dan memacu peningkatan keterampilan dalam memaksimalkan alat yang sudah mereka miliki.       

            Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program dan mendukung implementasi teknologi yang sudah ada, tim menyusun beberapa luaran yang dapat dimanfaatkan oleh mitra setelah kegiatan sosialisasi selesai dilaksanakan. Luaran tersebut meliputi Standar Operasional Prosedur (SOP) pengoperasian untuk masing-masing mesin, SOP proses produksi keripik buah, serta buku panduan operasional sebagai media pembelajaran mandiri. Penyusunan seluruh luaran dilakukan berdasarkan hasil observasi lapangan, audit kondisi mesin, serta pengalaman tim selama melakukan uji coba proses produksi sehingga materi yang disampaikan sesuai dengan kondisi nyata yang dihadapi oleh mitra.

            Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan anggota Kelompok Aneka Tani KM. 24 Balikpapan Utara memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pemanfaatan teknologi pengolahan keripik buah. Selain meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pemanfaatan mesin bantuan pemerintah secara optimal, meningkatkan kualitas proses produksi, serta memperkuat keberlanjutan usaha pengolahan hasil pertanian berbasis teknologi tepat guna di lingkungan masyarakat.

Dokumentasi:

(1) Dokumentasi observasi dan audit kondisi mesin

 

 

 

 

 

 

 

(2) Dokumentasi pelaksanaan sosialisasi dan edukasi kepada anggota Kelompok Aneka Tani KM. 24 Balikpapan Utara

 

 

 

 

 

 

 

(3) Dokumentasi penggunaan mesin